NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Harga nikel di London Metal Exchange (LME) sempat melonjak hingga ke level US$18.785/ton pada Selasa (6/1), tetapi pada hari ini (hingga 13.58 WIB) harga turun 4,14% ke level 17.155/ton.
Kenaikan harga nikel tersebut terjadi setelah pemerintah mengumumkan rencana akan melakukan pembatasan produksi tambang di Indonesia menjadi 25% dari total rencana produksi 2026 serta pengurangan pasokan nikel dari Indonesia ke pasar global.
Namun, penurunan harga nikel terus terjadi. Sebelumnya, Selasa (6/1/2026) berada di level US$18.785/ton karena pemerintah belum memberikan kepastikan produksi perusahaan tambang. Jumat hingga siang ini (9/1/2025) harga nikel di LME melorot ke US$17.155/ton.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, dalam “Konferensi Pers Capaian Kinerja Kementerian ESDM Tahun 2025” mengatakan, penetapan RKAB untuk sektor nikel akan disesuaikan dengan kebutuhan industri sebagai langkah untuh mencegah kelebihan pasokan yang nantinya berpotensi menekan harga nikel di pasar dunia.
“Produksi nikel kita akan disesuaikan dengan kapasitas industri. Kalau kapasitas industri sekitar 200 juta ton, maka RKAB-nya juga harus seimbang. Kalau dinaikkan berlebihan, harga pasti jatuh,” kata Bahlil, di Kementerian ESDM, Kamis (8/1/2026).
Ia turut menyinggung harga nikel global yang sempat tertekan hingga menyentuh level sekitar US$12.000/ton akibat kekhawatiran kelebihan pasokan. Namun, setelah pemerintah mengumumkan evaluasi dan pengetatan RKAB, harga nikel kembali naik.
“Begitu kita umumkan evaluasi dan pengetatan RKAB, harga langsung naik. Itu bukti bahwa kebijakan ini berdampak,” ujarnya.
Nikel sebagai bahan baku logam yang digunakan untuk baterai dan baja tahan karat telah melambung hampir 30% sejak pertengahan Desember, sejalan dengan reli yang juga mendorong kenaikan harga tembaga dan aluminium. Sentimen positif yang melingkupi harga logam ini mendapat dukungan dari gelombang pembelian oleh para pedagang China dan kenaikan kekhawatiran geopolitik. (Uyun)






















