Beranda Korporasi MMP dan Mitsui Teken MOU Strategis, Dorong Investasi Hilirisasi Nikel Indonesia

MMP dan Mitsui Teken MOU Strategis, Dorong Investasi Hilirisasi Nikel Indonesia

695
0
Presiden Direktur MMP, Adhi Dharma Mustopo, dan GM New Metals & Aluminium Division of Mitsui, Akinobu Hashimoto (Foto: Dok MMP)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — PT Mitra Murni Perkasa (MMP) dan perusahaan investasi global, Mitsui & Co., Ltd., secara resmi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) untuk menjajaki kolaborasi strategis dalam pemasaran produk high grade nickel matte dan peluang investasi jangka panjang. Penandatanganan ini menandai langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia di pusat rantai pasok nikel dunia, terutama untuk kebutuhan industri baterai kendaraan listrik.

MOU tersebut mencakup tiga ruang lingkup utama: pengembangan pemasaran, potensi investasi, dan perluasan bisnis jangka panjang. Dalam kerja sama ini, Mitsui akan memimpin pengembangan pasar di Jepang dan memperluas jangkauan global, sementara MMP menghadirkan kekuatan operasional smelter terintegrasi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri baterai modern.

Presiden Direktur MMP, Adhi Dharma Mustopo, menegaskan, kerja sama tersebut sejalan dengan agenda besar hilirisasi nasional.

“Penandatanganan hari ini menandai awal dari kolaborasi yang dibangun atas dasar ambisi bersama, kepercayaan, dan tujuan yang jelas. Kami berharap dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok high grade nickel matte global sekaligus mendukung agenda hilirisasi nasional,” ujar Adhi dalam keterangan tertulis yang diterima Media Nikel Indonesia (www.nikel.co.id), Kamis (11/12/2025). 

Dia juga menekankan bahwa MMP, yang sepenuhnya penanaman modal dalam negeri (PMDN), berkomitmen agar nilai tambah sumber daya alam Indonesia dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan perekonomian nasional.

“Bersama Mitsui, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.

Dalam pada itu, General Manager New Metals & Aluminium Division of Mitsui, Akinobu Hashimoto, mengapresiasi kemampuan MMP dan peran strategis Indonesia dalam ekosistem energi global.

“Indonesia memiliki peran penting dalam transisi energi global dan kapabilitas MMP menjadikannya mitra yang kuat bagi Mitsui,” ungkap Hashimoto.

Ia menyatakan, sinergi kekuatan jaringan pemasaran global Mitsui dengan operasi terintegrasi MMP dapat menciptakan nilai tambah signifikan bagi industri baterai EV. Kolaborasi ini diharapkan dapat memposisikan high grade nickel matte produksi MMP sebagai pilihan kompetitif dan berkelanjutan bagi industri baterai EV global. Akses pasar yang lebih luas dari Mitsui dipadukan dengan kapabilitas smelter MMP, diproyeksikan mampu menjawab meningkatnya permintaan global terhadap bahan baku baterai.

Prinsip ESG yang Kuat

Kedua perusahaan memiliki visi yang sama bahwa kegiatan peleburan nikel di Indonesia dapat dilakukan secara bertanggung jawab, memberikan nilai ekonomi, dan mendukung transisi energi bersih dunia. MMP mengoperasikan fasilitasnya berdasarkan prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang kuat dengan mengadopsi IFC Performance Standards. Langkah ini memastikan seluruh proses industri berjalan sesuai standar internasional.

Di bidang lingkungan, MMP telah menjalankan berbagai program pengurangan emisi, termasuk pemanfaatan listrik melalui gardu PLN yang sudah ada, penggunaan renewable energy certificate (REC) untuk mendukung energi bersih, efisiensi operasional yang menghasilkan penghematan energi hingga 10%; dan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 50%.

Smelter MMP juga dirancang fleksibel untuk memproduksi feronikel maupun high grade nickel matte, sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan pasar global.

Dari sisi sosial, MMP berkontribusi pada penciptaan nilai ekonomi lokal dengan menyerap hingga 1.000 tenaga kerja lokal dan meningkatkan kapasitas SDM di wilayah operasional. Sebagai perusahaan 100% PMDN, MMP menjadi contoh nyata bahwa Indonesia mampu mengembangkan proyek industri strategis secara mandiri.

MMP berlokasi di Kariangau, Balikpapan, dengan kapasitas 28.000 ton per tahun dan ditargetkan beroperasi penuh pada 2026. MMP berada di bawah MMSGI dan berkomitmen menjadi pemain internasional yang mendukung hilirisasi dan transisi energi bersih. Sedangkan Mitsui & Co., Ltd adalah perusahaan investasi dan perdagangan global yang beroperasi di lebih dari 60 negara. Berbekal jaringan mitra internasional dan portofolio bisnis lintas industri, Mitsui berfokus pada pertumbuhan sektor strategis, transisi energi rendah karbon, dan peningkatan kualitas hidup melalui rencana manajemen jangka menengahnya. (Shiddiq)