Beranda Asosiasi Pertambangan INPI Awal Desember 2025, Harga Nikel Naik Tipis

INPI Awal Desember 2025, Harga Nikel Naik Tipis

2110
0
Sumber: Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) merilis data terbaru Indonesia Nickel Price Index (INPI) pada Senin, 1 Desember 2025. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Shanghai Metals Market (SMM), pergerakan harga sejumlah komoditas nikel Indonesia tercatat beragam, dengan sebagian produk stabil dan lainnya mengalami kenaikan tipis.

Dalam laporan tersebut, bijih nikel kadar 1,2% (cost, insurance, freigh/CIF) berada di kisaran US$22–24 per metrik ton, dengan harga rata-rata US$23 per metrik ton, tidak berubah dibandingkan periode sebelumnya. Stabilitas juga terjadi pada bijih nikel kadar 1,6% (CIF) yang tetap berada pada rentang US$51,5–53,5 per metrik ton, dengan harga rata-rata US$52,5 per metrik ton.

https://events.minviro.com/decarbonisation-workshop-apac-2025?hs_preview=GJvcVbTU-272478457024

Sementara itu, pergerakan positif terlihat pada produk hilir. Nickel pig iron (NPI) free on board (FOB) mengalami naik tipis US$0,03 menjadi US$109,61 per metrik ton. Kenaikan lebih signifikan terjadi pada high-grade nickel matte (FOB) yang naik US$69, sehingga harga rata-ratanya menjadi US$13.259 per metrik ton.

Komoditas olahan lainnya, mixed hydroxide precipitate (MHP) FOB juga mencatat peningkatan sebesar US$68, dengan harga rata-rata mencapai US$12.979 per metrik ton.

APNI menyebutkan bahwa kenaikan pada produk hilir mencerminkan dinamika pasar global yang masih fluktuatif, sementara stabilnya harga bijih nikel menunjukkan keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Data INPI terbaru ini diharapkan menjadi acuan bagi para pelaku industri nikel dalam menentukan strategi menghadapi kondisi pasar pada awal Desember 2025. (Shiddiq)

https://event.cnfeol.com/en/event/339
https://event.cnfeol.com/en/event/339