Beranda Berita International IWIP Dukung Kolaborasi Tsingshan – UNIDO, Percepat Ekosistem Nikel Berkelanjutan di Indonesia

IWIP Dukung Kolaborasi Tsingshan – UNIDO, Percepat Ekosistem Nikel Berkelanjutan di Indonesia

13
0
(Foto: Istimewa)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mendukung kerja sama strategis Tsingshan Holding Group dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dalam mempercepat pembangunan ekosistem industri nikel yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen IWIP dalam memperkuat prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan kawasan industri,” tulis manajemen IWIP dalam keterangan resminya yang dikutip pada Jumat (28/11/2025).

IWIP menegaskan, ke depannya akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, tenant kawasan, asosiasi industri, lembaga keuangan, serta para pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan program berkelanjutan berjalan secara terintegrasi.

https://events.minviro.com/decarbonisation-workshop-apac-2025?hs_preview=GJvcVbTU-272478457024

“Langkah ini menegaskan posisi IWIP sebagai kawasan industri yang konsisten mendukung transformasi industri nikel menuju rantai nilai global yang lebih hijau, bertanggung jawab, dan bernilai tambah,” tulisnya.

Kolaborasi antara Tsingshan dan UNIDO ditandai dengan penandatanganan Joint Declaration on Sustainable Development of the Nickel Industry Chain yang masuk dalam rangkaian Konferensi Ke-21  Negara Anggota UNIDO dan Global Industry Summit yang diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi, pada 24 November.

https://event.cnfeol.com/en/event/339
https://event.cnfeol.com/en/event/339

Dalam kerja sama ini IWIP ditetapkan sebagai kawasan percontohan serta dimulainya kerja sama untuk mendorong pembangunan berkelanjutan industri nikel dengan tahap awal selama tiga tahun. Selain itu, kerja sama antara keduanya ini berfokus pada empat pilar utama, yaitu ekonomi sirkular, pengembangan keterampilan industri, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan manajemen rantai pasok hijau.

Keempat pilar ini berperan sebagai dasar untuk memperkuat praktik keberlanjutan, meningkatkan efisiensi operasi, dan mengangkat daya saing industri nikel Indonesia di kancah internasional. langkah tersebut menjadi pijakan strategis untuk memperkokoh penerapan standar keberlanjutan industri yang sejalan dengan prinsip-prinsip environment social governance (ESG) internasional.

Pelaksanaan proyek ini ditujukan untuk meningkatkan tata kelola kawasan yang fokus pada efisiensi penggunaan sumber daya, penurunan emisi, serta penguatan kapasitas industri yang mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan ekonomi hijau dan perubahan pasar global. (Uyun)