
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — CNGR Indonesia menyelesaikan rangkaian Campus Roadshow Batch pertama program Fresh Indonesian Talents (FIT) 2026 yang menjangkau 10 perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat fondasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) sekaligus memastikan kesiapan talent pipeline untuk mendukung pertumbuhan industri nikel dan energi terbarukan,” begitu tersurat dalam siaran pers CNGR Indonesia yang diterima redaksi hari ini, Jumat (27/2/2026).

Roadshow FIT 2026 dimulai pada Januari 2026 melalui kunjungan ke Universitas Trisakti (21 Januari), Universitas Indonesia (26 Januari), dan Universitas Padjadjaran (29 Januari). Kegiatan kemudian berlanjut sepanjang Februari, antara lain ke Universitas Tanjungpura (2 Februari), Institut Teknologi Bandung (5 Februari), Universitas Sebelas Maret (9 Februari), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (11 Februari), Universitas Gadjah Mada (13 Februari), dan Universitas Hasanuddin (24 Februari).
Sepanjang rangkaian kegiatan tersebut, CNGR menerima ribuan aplikasi dari mahasiswa dan lulusan baru berbagai disiplin ilmu. Selain proses rekrutmen, agenda roadshow juga mencakup sesi diskusi industri dan pemaparan mengenai dinamika sektor nikel, rantai pasok baterai global, serta peluang karier dalam ekosistem energi terbarukan.

Manajemen CNGR memandang bahwa penguatan SDM merupakan elemen krusial dalam strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Di tengah percepatan hilirisasi dan meningkatnya peran Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global, industri membutuhkan talenta yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang kuat, tetapi juga perspektif global dan kesiapan menghadapi dinamika pasar yang terus berkembang.
Program FIT dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan. FIT tidak diposisikan sebagai program rekrutmen konvensional, melainkan sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta jangka menengah dan panjang.

Program ini mengintegrasikan identifikasi kandidat potensial sejak dini, pembentukan kompetensi teknis sesuai kebutuhan operasional, serta pemahaman terhadap standar keselamatan, keberlanjutan, dan praktik industri yang berorientasi global. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi yang erat antara industri dan institusi pendidikan tinggi dalam membangun ekosistem talenta nasional.
Keberlanjutan industri nikel tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas SDM yang mengelolanya. Melalui kemitraan dengan universitas dan career center, perusahaan berupaya menyelaraskan kurikulum, ekspektasi kompetensi, dan kebutuhan industri secara lebih sistematis.

Inisiatif campus engagement ini sekaligus memperkuat employer branding CNGR di sektor industri strategis. Interaksi langsung dengan mahasiswa, fakultas, dan pemangku kepentingan pendidikan memungkinkan perusahaan memperluas akses terhadap talent pool potensial serta membangun hubungan jangka panjang yang mendukung keberlanjutan pasokan tenaga kerja kompeten.
Semangat ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam Creating New Greatness, yaitu membangun nilai tambah baru melalui penguatan kapasitas manusia, inovasi, dan kolaborasi berkelanjutan.
Penyelesaian batch pertama FIT 2026 menjadi langkah awal dalam strategi jangka panjang CNGR untuk memastikan kesiapan SDM yang adaptif dan berdaya saing global seiring dengan meningkatnya peran Indonesia dalam peta industri nikel dunia. (Li Han)

































