NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Perubahan iklim yang terjadi saat ini semakin nyata dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Perubahan pola cuaca, meningkatnya risiko bencana lingkungan, hingga terganggunya aktivitas ekonomi menjadi tantangan yang kini dirasakan, terutama oleh masyarakat di wilayah pedesaan.
Merespons kondisi tersebut, PT United Tractors Tbk. (UT) Cabang Banjarmasin menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim). Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis masyarakat.
Head of Corporate Governance and Sustainability Division of PT United Tractors Tbk., Sara K. Loebis, mengatakan, UT Cabang Banjarmasin berperan sebagai mitra pendukung Proklim dengan menjalankan berbagai inisiatif yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan kesadaran lingkungan, serta penerapan praktik ramah lingkungan yang sesuai dengan kondisi lokal.

“Di Desa Kayu Bawang, program yang dijalankan mencakup pendampingan pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, edukasi perubahan iklim, serta penguatan praktik berkelanjutan guna meningkatkan ketahanan desa terhadap dampak lingkungan,” ujar Sara dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, perubahan iklim bukan lagi isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Dampaknya kini dirasakan secara langsung oleh masyarakat, khususnya di desa. Oleh karena itu, UT Cabang Banjarmasin terus mengambil peran aktif dalam mendorong aksi iklim berkelanjutan melalui kolaborasi nyata bersama masyarakat dan pemerintah daerah.
Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). UT Cabang Banjarmasin meraih penghargaan sebagai Mitra Pendukung Proklim atas kontribusinya dalam mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Desa Kayu Bawang, wilayah binaan perusahaan.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo, dan diterima oleh ESRDH UT Banjarmasin, Saeful, di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, 12 Januari 2026. Bagi UT Cabang Banjarmasin, penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan pengingat akan pentingnya keberlanjutan sebagai tanggung jawab bersama.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah, UT berkomitmen menjalankan peran aktif dalam upaya pengendalian perubahan iklim,” ujar Saeful.
Penghargaan Proklim ini mencerminkan kuatnya sinergi antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Bagi UT, keterlibatan dalam Proklim sejalan dengan penerapan prinsip environment, social, and governance (ESG) yang menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan.
Melalui pendekatan tersebut, UT meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan tidak hanya tentang menjaga alam, tetapi juga memastikan keberlangsungan kehidupan, ekonomi, serta nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. (Shiddiq)




























