NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Huayou Indonesia secara resmi membuka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan di seluruh aktivitas operasional. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Media Nikel Indonesia (www.nikel.co.id), di Jakarta, Kamis (15/1/2026), upacara pembukaan Bulan K3 Nasional telah dilaksanakan pada 12 Januari 2026. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang lebih peduli terhadap keselamatan, sekaligus meningkatkan pemahaman karyawan terhadap penerapan prinsip-prinsip manajemen K3.
Upacara pembukaan dihadiri oleh lebih dari 70 peserta yang terdiri atas pimpinan kawasan, perwakilan perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan, serta karyawan asal Indonesia dan Tiongkok. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam menerapkan standar keselamatan kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kolaka, Saritomo, turut hadir sebagai tamu undangan. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas pencapaian kawasan dalam penerapan regulasi K3 dan manajemen keselamatan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di kawasan industri.
Pada kesempatan yang sama, CEO of Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Ning Jiancheng, menyampaikan pidato motivasi sekaligus kesimpulan yang menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan prinsip K3. Selanjutnya, Kantor Manajemen Darurat IPIP memaparkan rencana kegiatan Bulan K3, yang meliputi pelatihan, identifikasi potensi bahaya, serta kompetisi keterampilan keselamatan guna mendorong penerapan konsep K3 secara nyata di kawasan.
Masih pada hari yang sama, Huayuo juga menggelar upacara pembukaan Bulan K3. Dalam sambutannya, Departemen HSE Huayuo, M. Reza Adi Wardana, selaku penanggung jawab kegiatan K3, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh karyawan.
Ia menekankan pentingnya penerapan prosedur operasi keselamatan secara ketat, peningkatan kewaspadaan terhadap potensi risiko, serta keberanian untuk menghentikan pekerjaan apabila ditemukan kondisi yang tidak aman. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Upacara pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan Bulan K3 Huayuo yang bertujuan mendorong proses produksi yang aman, sehat, dan efisien.
Selanjutnya, pada 13 Januari 2026, Huayou juga menggelar pertemuan pembukaan Bulan K3 yang dihadiri oleh lebih dari 30 peserta dari departemen keselamatan dan lingkungan. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Kepala Departemen Keselamatan dan Lingkungan, Gong Shougang, menegaskan bahwa manajemen keselamatan memiliki peran sentral dalam kegiatan produksi dan operasional perusahaan. Seluruh karyawan pun diminta untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Supervisor Departemen HSE, Armaya, memaparkan rencana kegiatan Bulan K3 Huayuo, yang mencakup pidato keselamatan, peningkatan kompetensi keterampilan darurat, serta pengumpulan video keselamatan. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran dan efektivitas pelaksanaan Bulan K3 di lingkungan perusahaan.
Selama Bulan K3 Nasional 2026, Huayou Indonesia akan melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain identifikasi bahaya, pelatihan dan edukasi, peningkatan keterampilan, serta latihan penanganan keadaan darurat. Selain itu, perusahaan akan terus memperkuat penerapan tanggung jawab keselamatan produksi dengan mengintegrasikan konsep K3 ke dalam setiap aspek produksi dan operasional.
Langkah ini dilakukan untuk memperkokoh sistem pertahanan keselamatan kerja sekaligus mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia. (Lili Handayani)






















