Beranda Korporasi Smelter Nikel Bumi Mineral Sulawesi Sukses Produksi Perdana Ferronikel

Smelter Nikel Bumi Mineral Sulawesi Sukses Produksi Perdana Ferronikel

55
0
(Foto: Dok BMS)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) berhasil melakukan tapping pertama produksi ferronikel dari tungku kedua smelter nikel. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam tahapan operasi produksi, khususnya pada proses peleburan logam.

Pimpinan PT BMS, Ma’rifat Pawelangi, mengatakan, keberhasilan tapping perdana merupakan hasil kolaborasi, dedikasi, dan komitmen seluruh tim dalam memastikan setiap tahapan produksi berjalan dengan baik. Pencapaian tersebut menandai progres positif perusahaan dalam pengembangan industri pengolahan nikel yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

“Keberhasilan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses produksi kami. Kami terus berkomitmen menjaga konsistensi dan kualitas dalam setiap tahapan operasional, serta berharap dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak agar proses produksi dan komisioning dapat berjalan lancar,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (2/4/2026).

Ia mengungkapkan, perusahaan menargetkan produksi nickel matte pada pertengahan tahun ini sebagai bagian dari pengembangan sektor pemurnian logam. Tahap tersebut menjadi langkah lanjutan untuk meningkatkan nilai tambah produk nikel dalam ekosistem hilirisasi.

Mengusung semangat “Smelter Anak Bangsa”, perusahaan berkontribusi dalam memperkuat industri nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran smelter ini diharapkan memberi dampak nyata melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Ma’rifat Pawelangi berharap kehadiran smelter ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian, terutama melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Saat ini, sekitar 85 persen tenaga kerja PT BMS berasal dari masyarakat lokal Luwu.

Ke depan, PT BMS optimis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi industri nasional, masyarakat, serta perekonomian Indonesia secara berkelanjutan. (Tubagus)