VKTR dan Britishvolt Bentuk Usaha Patungan Pengembangan Baterai EV

211
Dok, Mining.com

 

NIKEL.CO.ID, 29 Maret 2022-Startup baterai kendaraan listrik (EV) Britishvolt dan VKTR, bagian dari unit mobil Bakrie & Brothers, akan mengembangkan kapasitas penyulingan nikel berkelanjutan di Indonesia. Britishvolt dan VKTR mempertimbangkan untuk membangun pabrik baterai.

Kedua perusahaan akan membentuk usaha patungan yang disebut Indovolt BV VKTR, untuk menyediakan nikel sulfat, bahan penting untuk baterai EV berkinerja tinggi. Nikel sulfat ini akan diproduksi menggunakan energi terbarukan sejalan dengan tujuan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) Britishvolt. .

“Saya bangga dapat membantu membangun pasokan nikel yang aman ke Inggris pada saat bahan mentah menjadi sorotan,” kata Kepala Eksekutif Britishvolt Orral Nadjari dalam sebuah pernyataan pada Selasa (29/3/2022).

Indovolt juga akan melihat negara lain untuk pembangkit baterai potensial. VKTR sedang mencari mitra untuk membangun pabrik baterai 15 Gigawatt hour (GWh) di Indonesia.

Kesepakatan itu datang pada saat melonjaknya harga bahan baku, diperburuk oleh invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi internasional yang mengikutinya.

Indonesia adalah produsen nikel utama dan memiliki ambisi untuk memproses bijih nikel laterit dan menjadi pusat global untuk memproduksi dan mengekspor EV.

Pekan lalu, Volkswagen, Huayou Cobalt dan Tsingshan Group menandatangani kesepakatan yang berfokus pada produksi bahan baku nikel dan kobalt di Indonesia – rumah bagi lebih dari 10% cadangan bijih nikel laterit global.

Badan Usaha Milik Negara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan LG Korea Selatan juga membangun pabrik baterai di Indonesia senilai US$ 1,2 miliar dengan kapasitas 10 GWh.

Bulan lalu, Britishvolt meluncurkan putaran pendanaan Seri C dengan investasi awal sebesar 40 juta pound (US$5 2,4 juta) dari pemegang saham Glencore. Britishvolt juga mendapatkan dukungan Pemerintah Inggris untuk proyek pabrik baterai 45 GWh di Inggris utara, membuka 1,7 miliar pound (US$ 2,3 miliar) dalam pendanaan swasta.

Britishvolt telah mendaftarkan pembuat mobil Inggris Aston Martin dan Lotus sebagai pelanggan.(Fia/Editor: Syarif)