Pasokan Ketat, Harga Nikel akan Tetap Tinggi

138

NIKEL.CO.ID, 27 April 2022—Harga nikel dunia masih terombang-ambing pada bulan ini. Terpantau di bursa perdagangan logam dunia, London Metal Exchange (LME), harga harian nikel pada Rabu (27/4/2022), pukul 13.22 WIB, tercatat 32.800 dolar AS per ton. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan kemarin, Selasa (26/4/2022), tercatat 32.475 dolar AS per ton.

Bedasarkan laporan Biro Statistik Logam Dunia (WBMS), produksi nikel Februari sebesar 222.600 ton. Pada saat yang sama, permintaan tercatat 223.600 ton, Sehingga ada defisit sebanyak 1.000 ton. Permintaan nikel dunia pada Februari tercatat meningkat 63.00 ton dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Sementara itu, di Shanghai Metal Market (SMM) tercatat nikel SHFE rebound selama dua hari terakhir, setelah merosot singkat, naik lebih dari 3% dalam perdagangan intraday hari ini. Harga spot rata-rata nikel rafinasi SMM1# adalah 225.600 yuan/mt hari ini, turun lebih dari 2% dari 25 April.

Dari sisi pasokan, volume clearance nikel murni masih kecil, sementara laju operasi smelter nikel di Tiongkok belum pulih karena gelombang pandemi. Pasokan nikel murni domestik tetap ketat, dan premi spot tinggi. Pasokan NPI spot tetap kekurangan di tengah penurunan impor. Pasokan spot nikel sulfat terbatas dan kemungkinan tidak akan segera pulih karena kerugian besar di produsen.

Dari sisi permintaan, transaksi spot nikel Jinchuan membaik setelah nikel SHFE terkoreksi. Baru-baru ini, paduan dan produsen hilir lainnya telah membeli nikel olahan. Namun, pesanan di produsen hilir menurun di bawah dampak pandemi. Dalam hal baja nirkarat, transaksi spot baru-baru ini buruk.

Meskipun sentimen makro dan permintaan buruk yang disebabkan oleh pandemi, pasokan yang ketat akan membuat harga nikel tetap tinggi. (Fia/Editor: Rusdi)