Beranda Berita International Indonesia Buka Kerja Sama Malaysia Pengembangan Industri Baterai

Indonesia Buka Kerja Sama Malaysia Pengembangan Industri Baterai

217
0

NIKEL.CO.ID, 10 JANUARI 2023 – Indonesia membuka kerja sama dengan Malaysia salah satunya dalam pengembangan industri baterai yang telah ditandatangani antara kedua belah pihak.  

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin di bawah kepemimpinan Anwar Ibrahim kerja sama Indonesia dan Malaysia akan semakin kuat. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato sambutan penerimaan kunjungan tamu negara Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Bogor Jawa Barat, Senin kemarin. 

“Selain itu juga terdapat sejumlah mou di bidang perkapalan, pembiayaan ekspor impor energi hijau, pengembangan industri baterai dan lain-lainnya juga sudah ditandatangani,” kata Jokowi melalui siaran pers Sekretariat Kabinet RI, Selasa (10/1/2023).  

Menurut Jokowi, Indonesia menyambut baik minat para investor Malaysia dalam pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) di Kalimantan. 

“(Sebanyak) 11 letter of inten telah ditandatangani oleh sektor swasta Malaysia dan diserahkan kepada otoritas IKN yang bergerak di bidang elektronik, kesehatan, pengelolaan limbah kontruksi dan properti,” ujarnya.  

Presiden juga menyambut baik komitmen Perdana Menteri Anwar Ibrahim dalam memberikan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia. Dia berharap one channel system untuk persekutuan dan penempatan pekerja migran Indonesia benar-benar bisa dijalankan bersama. 

“Tadi saya mengulangi permintaan saya mengenai pentingnya pembangunan community learning center di Semenanjung untuk memenuhi hak pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia,” tuturnya.  

Jokowi juga menyinggung soal perbatasan Indonesia dan Malaysia. Dia telah bersepakat dengan PM Malaysia agar MoU perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen Sinapat selesai dan dapat ditandatangani tahun ini.  

Kemudian perjanjian laut tentang wilayah di laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian Selatan bisa disepakati tahun ini. 

Selanjutnya Indonesia sangat mengapresiasi dukungan Malaysia terhadap perjanjian fir flight information region antara Indonesia dan Singapura. 

“Dengan dukungan ini proses berikutnya di IQ akan dapat dilanjutkan,” cetusnya.  

Indonesia juga bersepakat untuk memperkuat kerjasama melalui Crude Palm Oil Producing Countries (CPO PC) untuk meningkatkan pasar minyak kelapa sawit dan memerangi diskriminasi terhadap kelapa sawit. 

“Kemudian yang keenam kita sepakat untuk terus memperkuat ASEAN. Kita sepakat ASEAN harus memainkan peran sentral dalam menjadikan kawasan induk Pasifik yang damai, sejahtera dan stabil,” pungkasnya. (Shiddiq) 

Artikulli paraprakTrader Bakal Tersenyum, HPM Nikel Januari Terkerek US$ 7,94 WMT
Artikulli tjetërPemerintah Ajukan Banding ke Appellate Body, Prof. Hikmahanto: Sudah Tepat!