Beranda Berita Nasional APNI Berduka atas Korban Ledakan Tungku Smelter Tsingshan, Penyebabnya Masih diproses 

APNI Berduka atas Korban Ledakan Tungku Smelter Tsingshan, Penyebabnya Masih diproses 

3116
0

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) turut prihatin dan berduka atas korban ledakan tungku smelter PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menelan korban jiwa.

Setelah mendapat kabar peristiwa kecelakaan kerja yang menyebabkan ledakan dan kebakaran hebat di PT ITSS, Sekretaris Umum (Sekum) APNI, Meidy Katrin Lengkey, langsung melakukan pengecekan melalui aparatur Polri/TNI setempat yakni, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Morowali, AKBP Suprianto, SIK.MH dan Dandim 1311/Morowali, Letkol Inf  TNI Alzaki S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S.

Dari Kapolres Suprianto maupun Dandim Letkol Inf TNI Alzaki membenarkan peristiwa yang terjadi di PT ITSS bahwa pada tanggal 24 Desember 2023 Pukul 05.30 WITA, di Areal Smelter PT ITSS Kawasan PT IMIP Desa Labota Kec. Bahodopi Kab. Morowali telah terjadi ledakan tungku yang menyebabkan terjadinya kebakaran. 

“Serta mengakibatkan korban tewas dan luka-luka sebanyak 59 orang pekerja,” kata Meidy menurut laporan Kapolres dan Dandim yang diterimanya, pada Senin malam, Jakarta, Senin (25/12/2023). 

Menurutnya, dari data laporan itu terdapat sebanyak 59 orang total korban, sebanyak 13 orang dinyatakan meninggal dunia yang terdiri dari 4 WNA dan 9 WNI. 

“Untuk korban luka-luka total berjumlah 46 orang yang terdiri dari 29 orang luka berat di larikan ke RSUD Morowali, sebanyak 12 orang luka ringan dirawat di Klinik IMIP dan sebanyak 5 orang luka ringan dirawat jalan,” ujarnya. 

Dia menjelaskan, peristiwa bermula pada pukul 5.30 WITA yang menurut kesaksian karyawan pero silicone PT ITSS sedang melakukan perbaikan tungku, dan melakukan pemasangan plat pada bagian tungku tersebut.

“Namun pada saat dilakukan pemasangan plat tiba-tiba meledak sehingga membuat beberapa tabung oksigen di sekitaran area juga meledak dan menyebabkan kebakaran,” jelasnya. 

Ia melanjutkan, karena api semakin membesar sehingga karyawan yang ada di area tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat dari lantai 3.

“Pukul 06.15 WITA, para korban yang berhasil terselamatkan di larikan ke klinik 1 dan 2 PT IMIP untuk mendapatkan penanganan medis,” lanjutnya. 

Meidy menegaskan, dari keterangan aparat Polri/TNI setempat bahwa penyebab kejadian ledakan Tungku PT ITSS di kawasan IMIP masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polda .

“Kepada semua korban segera diberikan santunan dan diperhatikan pelayanan perobatan dengan maksimal oleh perusahaan,” tegasnya.

Dia juga menuturkan, pihak perusahaan terus memberikan keyakinan kepada para pekerja dan perusahaan tentang penyelesaian permasalahan ledakan tungku tersebut. 

“Sehingga tidak mengganggu aktivitas kegiatan rutin  pekerja yang lain,” tuturnya. (Shiddiq)